Sabtu, 16 Maret 2013

Roadmap Pembangunan Kelautan


Sebuah tulisan yang disarikan dari Prof Rokhmin Dahuri         

             Salah satu aspek penting dalam Pengelolaan Lingkungan Pesisir secara Terpadu adalah pengelolaan pelabuhan. Walaupun pelabuhan di Indoensia belum ada yang memenuhi standar  internasional, maka perlu adanya perbaikan dan pembenahan terhadap pelabuhan-pelabuhan yang ada di Indonesia agar sesuai dengan standar internasional sehingga dapat menunjang perekonomian nasional dan memfasilitasi kegiatan ekspor-impor. Dengan garis pantai yang begiru panjang, perlu adanya pelabuhan yang tidak terlalu jauh demi menunjang usaha perikanan yang ada dan memudahkan dalam aspek transportasinya.
            Pembagunan yang berbasis kelautan dan kepulauan janganlah sampai meninggalkan dan mengacuhkan wilayah daratan terutama di wilayah pesisir karena pengelolaan wilayah pesisir merupakan aspek yang terpadu dan saling berkaitan antara daratan dan lautan. Keduanya saling mempengaruhi. Oleh karena itu perlu koordinasi antar stakeholder terkait dalam pengelolaan ini dan mengakomodir kepentingan-kepentingan yang ada antar stakeholder demi menunjang pengelolaan wilayah pesisir yang terintegrasi.
            Pembangunan ekonomi kelautan demi meningkatkan ekonomi nasional memang sangat perlu untuk dilakukan dengan mengoptimalkan perikanan tangkap, budidaya dan industri pengelolaan. Namun aspek yang harus diperhatikan adalah bagaimana ini semua bermanfaat bagi kesejaheraan masyarakat di wilayah pesisir itu sendiri karena pada sesungguhnya mengelola wilayah pesisir adalah mengelola manusia itu sendiri dengan segala aktivitasnya. Jangan sampai aktivitas ekonomi itu malah membuat wilayah pesisir menjadi rusak.
            Usaha pembagunan dan kelautan memang haruslah fokus pada  perikanan tangkap, budidaya, pariwisata dan industri pengelolaan serta pertambangan dan energi kelautan. Namun semua ini akan tercapai bila didukung oleh tiga sektor terkait yaitu pemerintah sebagai regulator dan masyarakat sebagai pelaksana dan membantu pengelolaan aspek tersebut serta upaya fasilitator dan menghubungkan keduanya yang dipegang oleh peranan dari LSM.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar